Beta Wicaksono, selaku community relations Supervisor ExxonMobile Cepu
Limited, mengatakan kegiatan tersebut adalah bagian dari pengembangan
masyarakat dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) untuk membangkitkan kembali
industri kreatif ditengah pandemi.
“Ini merupakan sinergi dengan pemerintah Blora untuk mengaktifkan kembali atau setimulan kolaborasi supaya industri kreatif seperti ini dan disisa pandemi yang sudah mulai membaik bisa mempunyai semangat untuk bisa berkembang kembali,” ujar Beta.
“Jadi harapan kami adalah kita menjadi bagian sinergi tersebut dengan
masyarakat dan pemkab untuk membaingkitkan kembali indutri kreatif yang selama
pandemi ini mati suri. Dan potensi yang ada disini kembali bisa
dimanfaatkan masyarakat bisa
memanfaatkan kerajinan yang ada disini dan bisa membangkitkan kembali ekonomi,”
tambahnya.
Dalam kegiatan pelatihan tersebut diikuti oleh masyarakat desa Balong dan
para Sukarelawan yakni pelatihan pembuatan pupuk organik dan pembuatan
kerajinan keramik.
ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mengaku, Kegiatan ini sudah dimulai sejak
tahun 2012 dan masih berkomitmen bersama-sama untuk memajukan industri keramik
yang ada di desa Balong Kecamatan Jepon Kabupaten Blora.
Untuk hasil kerajinan keramik sendiri selama ini dari ExxonMobil Cepu
Limited (EMCL) juga sering menggunakan
sebagai sovenir.
Sementara itu, Pegawai ExxonMobil Cepu Limited dan juga merupakan mantan
Duta Wisata Blora 2016, Eka Aulia Andriani mempraktekkan cara membuat kerajinan
keramik manual yamg diajarkan warga Balong.
“Senang bisa terjun langsung dalam pembuatan keramik, kesulitannya saat
memutar dengan kaki,” kata Eka Aulia Andriani, KamIs (4/11/2021).
Meski demikian, dirinya bangga karena bisa belajar sekaligus turut
mempromosikan produk keramik hasil karya warga Balong.
Dalam kegiatan pelatihan tersebut, dihadiri kepala Dinas Kepemudaan, Olah
Raga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blora, Plt Kepala Dinas Perdagangan
Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Blora, serta forkopimcam Kecamatan Jepon.(Red)
0 Komentar