![]() |
Upacara Hari Kartini Di Halaman Setda Blora |
Blora Posting,– Upacara peringatan
hari Kartini yang ke-138 tingkat Kabupaten Blora dilaksanakan dihalaman kantor
Sekretariat Daerah Kabupaten Blora dengan diikuti seluruh jajaran Forkopimda
Blora, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Seluruh Organisasi wanita
Kabupaten Blora. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Blora Djoko
Nugroho, Jumat (21/04/2017). Untuk tema Peringatan hari Kartini yang ke-138
tahun 2017 ini adalah “Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kualitas
Keluarga dalam Mewujudkan Generasi yang Tangguh dan Berakhlak Mulia”.
Dalam
sambutannya Bupati Blora Djoko Nugroho mengingatkan kembali akan pentingnya
pemahaman dan penghayatan serta arti perjuangan dan kebangkitan kaum perempuan
sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kebangkitan bangsa Indonesia dalam
memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan.
Ditahun
2017 ini, lanjut Bupati Blora Perempuan telah berperan secara aktif, baik
sebagai subyek maupun obyek pembangunan, berkiprah di berbagai bidang
pembangunan sebagai agen perubahan. Terbukti dengan banyaknya kaum perempuan
yang duduk di dalam jabatan-jabatan strategis, "Ini merupakan bukti bahwa
semangat perjuangan yang telah dirintis RA. Kartini tetap terpelihara dan
bahkan terus meningkat," jelasnya.
Dijelaskan
pula oleh Bupati Blora Djoko Nugroho makna dari tema Peringatan hari Kartini
yang ke-138 bahwa nilai-nilai kesetaraan antara perempuan dan laki-laki
merupakan landasan bagi pembentukan karakter dan budi pekerti. Untuk itu perlu
adanya upaya pembentukan karakter bangsa melalui pendidikan yang dimulai sejak
dini dari dalam keluarga, diteruskan ke sekolah dan lingkungan masyarakat.
Bupati Blora juga mengajak untuk terus mengampanyekan gerakan "He For She"
atau gerakan komitmen laki-laki untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi kaum
perempuan sehingga memperoleh akses kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
Upaya
yang dimaksud yakni mendorong pencapaian minimal 30% keterwakilan perempuan
dalam proses pengambilan keputusan, percepatan penurunan Angka Kematian Ibu,
peningkatan akses pelayanan vital kesehatan reproduksi serta Pencegahan dan
penanganan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. (adi)
0 Komentar